Dishub Kota Semarang Kehilangan 32 Ban Serep BRT

Semarang, Gayengnews.com- Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang, Suharsono menyayangkan hilangnya 32 ban cadangan Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang  yang dikelola Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang.

Suharsono menyatakan kasus ini menjadi preseden buruk di tengah upaya peningkatan fasilitas dan layanan BRT oleh Pemkot dan DPRD Kota Semarang.

“Kami sudah berusaha menaikkan anggaran untuk peningkatan layanan. Tahun 2014 baru Rp. 5,8 miliar, sedangkan 2017 anggaran untuk BRT sudah lebih dari Rp 70 miliar”, ungkapnya, Selasa (10/1).

Suharsono meminta kepada Dishub untuk merawat dan mengawasi aset pemerintah.

“Semua bus bantuan harus dirawat dengan baik. Kejadian seperti ini tidak boleh terulang lagi”, tambahnya.

Menyikapi hal ini, Suharsono berjanji akan memanggil Dishub Kota Semarang untuk menjelaskan temuan terkait hilangnya 32 ban serep ini.

“Kami akan usulkan pada komisi untuk segera memanggil Dishub dan meminta penjelasan terkait persoalan ini”, pungkasnya. (adm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *