Doa Lintas Agama Dari Semarang Untuk KPK

Semarang, gayengnews.com- Masyarakat lintas agama yang terdiri dari berbagai organisasi kemasyarakatan di Semarang, menggelar do’a bersama sebagai bentuk dukungan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sedang mengalami upaya pelemahan, Rabu, (21/6) di Seputaran Jalan Pahlawan, Kota Semarang.

Sembari membawa spanduk bertuliskan nama-nama anggota DPR RI yang mendukung hak angket terhadap KPK, mereka berorasi dan mengecam berbagai upaya pelemahan yang dilakukan terhadap KPK sebagai ujung tombak pemberantasan korupsi di Indonesia.

“Bergulirnya hak angket oleh DPR RI terhadap KPK yang sedang mengusut mega korupsi e-KTP, upaya revisi undang-undang KPK, serta upaya kodifikasi tindak korupsi terhadap KUHP adalah bukti nyata pelemahan KPK,” ungkap Koordinator Aksi, Abdul Ghofar.

Padahal, menurut Abdul Ghofar, korupsi adalah kejahatan sistemik yang sepantasnya ditetapkan sebagai kejahatan luar biasa dan upaya pemberantasannya pun harus dilakukan dengan cara-cara luar biasa pula.

“Sehingga berbagai upaya pelemahan terhadap KPK harus dilawan seluruh elemen masyarakat yang mendukung pemberantasan korupsi di Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, Koordinator Persaudaraan Lintas Agama (Pelita) Semarang, Setiawan Budi juga menuturkan, upaya pelemahan KPK harus disikapi oleh seluruh elemen masyarakat yang mendukung upaya pemberantasan korupsi, tanpa terkecuali masyarakat lintas agama.

Setiawan Budi menambahkan, korupsi adalah tindakan mengambil hak orang lain, sehingga tindak korupsi dengan dalih apapun juga dilarang oleh seluruh agama. Sehingga seluruh elemen masyarakat beragama, harus mendukung upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK.

“Doa bersama ini sebagai salah satu dukungan kami terhadap KPK sebagai ujung tombak peberantasan korupsi serta mendoakan moral lembaga manapun yang ingin melemahkan KPK,” ungkapnya. (adm/059)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *