Hastag #semarangdaruratbegal Ramaikan Perbincangan Netizen di Grup MIK SEMAR

Semarang, gayengnews.com- Pengguna media sosial facebook yang tergabung dalam grup Media Informasi Kota Semarang (MIK SEMAR) ramai menggunakan hastag #semarangdarurat begal untuk mengomentari kiriman dari anggota grup dengan nama akun Dewi P. Wardoyo yang menceritakan kejadian nahas yang menimpa saudaranya karena dibegal di jalan dekat tol Kaligawe pada Minggu (23/4) pukul 19.45 WIB.

“Hati – hati bagi warga semarang, yang berkendara melewati jalan Kaligawe tepatnya di jalan dekat bawah tol. Saudara Perempuan saya barusan dibegal di situ, tepatnya sekitar jam 19.45, tas dan seisinya ditarik hingga terjatuh, dan tidak ada warga sekitar yang mau membantu, sampai ada mobil dibelakangnya berhenti membantunya,” ungkap Dewi pada kirimannya dalam Grup MIK SEMAR.

Dewi juga Nampak kecewa pada petugas kepolisian yang berjaga di Pos Polisi Terboyo karena menganggap bahwa urusan begal bukan tanggung jawab mereka.

“ Lapor di pos polisi terdeket di Terboyo, infonya kalau jambret bukan urusannya, disitu hanya Polantas, terus lapor polisi di Genuk, disuruh ke polres Gayamsari,” lanjut Dewi dalam kirimannya.

Menanggapi kiriman dari Dewi, netizen yang tergabung dalam grup MIK SEMAR pun memberikan tanggapan yang rata-rata menyesalkan tindakan aparat kepolisian yang sedang berjaga di Pos polisi Terboyo tersebut, meski ada juga yang menafsirkan bahwa apa yang diampaikan oleh anggota polisi tersebut memeiliki arti agar korban melapor pada pihak reskrim. Beberapa diantaranya malah menggunakan hastag #semarangdaruratbegal untuk menunjukkan gawatnya kondisi kemanan bagi pengendara sepeda motor pada malam hari di jalanan Semarang.

Bahkan, pengguna facebook dengan nama akun Mario Photograpy menanyakan kesiapan anggota grup untuk membentuk tim memberantas begal di Semarang dalam komentarnya.

“arteri piye siap bentuk tim? #semarangdaruratbegal (warga sekitar arteri bagaimana? Siapkah membentuk tim?,” tulis Mario dalam komentarnya.

Hingga berita ini diturunkan, terpantau ada lebih dari 500 komentar dan tanggapan pada kiriman Dewi P. Wardoyo. (adm/095)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *