LBH PERJUANGAN SEMARANG MENOLAK PENCALONAN ZAINAL PETIR SEBAGAI KOMISIONER KOMNAS HAM

Semarang, gayengnews.com- Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Perjuanga yang berlokasi di Kota Semarang, Jawa Tengah, menolak pencalonan Zainal Abidin alias Zainal Petir sebagai calon komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) yang terdaftar dengan nomor register 054/Reg-Pansel/II/2017.

Penolakan tersebut mereka lakukan mengirim surat keberatan kepada Panitia Seleksi (Pansel) Komnas HAM dan Komisi I DPR RI sebagai pihak yang akan melaksanakan fit and proper test terhadap para calon komisioner.

Direktur LBH Perjuangan, Moegiono, SH, menyatakan bahwa keterlibatan Zainal Petir sebagai anggota FPI (Ketua Tim Advoasering mengabaikan hak-hak dasar manusia dan cenderung mengganggu ketertiban umum dalam berbagai kegiatannya.

Direktur LBH Perjuangan, Moegiono, SH

“Kegiatan FPI kan cenderung menyerang kelompok-kelompok minoritas, sehingga mengganggu keadaan berbangsa kita,” ungkap Moegiono.

Moegiono juga menyatakan bahwa FPI dalam berbagai kegiatannya  sering melarang kelompok yangberbea keyakinan untuk melaksanakan ibadah mereka, dan bahkan Zainal Petir sebagai Ketua Tim Advokasi FPI Jawa Tengah juga aktif mendukung langkah FPI yang aktif menolak pendirian rumah ibadah umat agama lain.

“Zainal Petit sebagai Ketua Tim Advokasi FPI Jawa Tengah juga atif mendukung langkah-langkah intoleran yang dilakukan FPI,” tambahnya.

Sementara itu, Komnas HAM adalah lembaga yang konsen dalam memperjuangkan penegakan HAak Asasi Manusia di Indonesia, sehingga terjadi kekhawatiran jika Zainal Petir lolos sebagai Komisioner Komnas HAM, maka ditakutkan kedepannya Komnas HAM tidak bisa netral dalam menyikapi isu-isu keberagaman di Indonesia karena ada komisioner yang berafiliasi dengan organisasi intoleran.

“”Patut diduga, jika dia diterima sebagai Komisioner, maka kinerjanya kedepan tidak netral dan berpihak pada FPI serta organisasi-organisasi radikal lainnya,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *