OJK Fasilitasi Lembaga Keuangan Untuk Memberikan Pembiayaan Kepada Kelompok Tani

Banjarnegara, gayengnews.com- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan PT. Mukti Lintas Media melaksanakan Seminar nasional “sosialisasi produk industri jasa keuangan perbankan untuk petani” di Hotel Surya Yudha, Banjarnegara. senin (13/3/2017).

Kepala Kantor OJK Purwokerto Farid Falatehan mengungkapnkan tujuan dari sosialisasi tersebut adalah untuk mensosialisasikan bahwa OJK akan memfasilitasi lembaga keuangan agar bisa memberikan kredit/ pembiayaan kepada kelompok tani. Sehingga petani tidak kesulitan mengakses modal ketika mau tanam.

“OJK akan memberikan fasilitas kepada lembaga keuangan supaya bisa memberikan pembiayaan kepada kelompok tani,” ujarnya.

Seminar yang di ikuti 250 dari perwakilan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan)  se Banjarnegara ini menghadirkan tiga narasumber yaitu Anggota Komisi XI DPR RI, Ir. H.M Romahurmuziy M.T, Kepala Kantor OJK Purwokerto, Farid Falatehan, dan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banjarnegara, Ir. Singgih Haryono.

Romahurmuziy salah satu nara sumber sekaligus Anggota DPR RI Komisi XI ini mengatakan bahwa petani harus sejahtera dan salah satu cara mensejahterakannya dengan memberikan kredit murah kepada para petani.

“petani harus sejahtera,  salahsatu cara untuk mensejahterakan petani adalah dengan memberikan kredit murah kepada petani,  kelompok tani bisa di setarakan dengan UKM sehingga bisa mengakses permodalan dengan suku bunga murah, jelasnya saat memberikan materinya dalam seminar.

Ketua Umum DPP PPP ini pun menjelaskan beberapa permasalahan yang dihadapi para petani adalah modal yang menjadi kendala saat musim tanam datang.

“Persoalan petani diantaranya kalo mau musim tanam sering kesulitan modal sehingga harus pinjam ke tengkulak dan nanti hasil panen biasanya harus dijual ke tengkulak dengan harga yang kadang merugikan petani” jelasnya.

Muhamad ngainirrichadl Anggota DPRD Jawa Tengah dari FPPP yang juga hadir dalam seminar tersebut berharap agar pemerintah bisa menjamin harga hasil panen petani,  agar petani tidak mengalami kerugian,  seperti sekarang ini harga jual gabah hanya Rp.  3.200 /kg

“Misal pemerintah menyediakan anggaran untuk membeli hasil panen petani sehingga petani tidak mengalami kerugian”tegasnya saat ditemui gayengnews di sela acara tersebut. (adm/091)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *