Pelajar NU Harus Ambil Peran Di Dunia Literasi

Semarang, gayengnews.com- Mantan Pengurus Wilayah Ketua Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ (PW IPNU) Jawa Tengah, H. Hasan Chabibie, MT dari Pustekom Kemendikbud RI berpesan bahwa para pelajar di Jawa Tengah yang tergabung dalam IPNU harus lebih intens menggarap dunia literasi. Hal ini disampaikannya dalam acara Ngaji Budaya dengan tema Peradaban Digital dan Dunia Pendidikan, Minggu (5/3) di Wisma Perdamaian.

Mengutip UNESCO, dia menyatakan bahwa Indonesia baru menempati peringkat 60 dalam dunia lterasi. Sementara dalam urusan berkomentar di media sosial, Indonesia menempati peringkat ketiga.

“Ini membuktikan bahwa Indonesia termasuk negara paling aktif perihal komentar di sosmed, namun lemah dalam literasi,” ungkapnya.

“Maka, IPNU-IPPNU harus bisa mengambil peran dalam upaya pengembanga literasi, khususnya dalam dunia pelajar,” tambahnya.

Mengamini pernyataan Habibie, Candra Malik, aktifis LESBUMI PBNU megigatkan bahwa perkembangan media digital telah berlangsung dengan sangat cepat. Dia juga mengkritik bisnis like dan share di media sosial dengan menyebutnya sebagai fasilitas surgawi.

“Hanya bermodal like dan share, kita bisa masuk surga,” ungkapnya disambut tawa hadirin.

Sementara itu, K.H. Yusuf Chudlori, Pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo, Magelang mengajak para pelajar NU agar lebih berani menyuarakan kebenaran di tengah maraknya hoax dan fitnah menggunakan media sosial.

“Sudah saatnya yang benar dianggap benar, jangan sampai diputar balikkan oleh medsos,” tegasnya. (adm/328)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *